Jakarta - Perilaku pembunuhan
memang menjadi hal yang paling mengerikan dan melenceng dari nilai-nilai
kemanusiaan. Ternyata tak semua pelaku pembunuhan dilakukan oleh orang dewasa
lo.
Anak-anak yang seharusnya lugu dan
naif, justru bisa melakukan pembunuhan dengan cara yang keji dan sadis. Siapa
saja mereka?
Dilansir dari beragam sumber,
berikut merupakan empat bocah yang terkenal sebagai pembunuh kejam dan sadis.
1. MB
(Foto: HubPages) Meskipun masih
anak-anak, Mary Bell telah membunuh dua orang balita di thaun yang sama.
Bocah 11 tahun ini didakwa telah
membunuh dengan cara mencekik dua anak laki-laki berusia 3 dan 4 tahun. Tidak
seperti insiden pembunuhan pertama, yang kedua dilakukan dengan teman yang
berinisial NB. B mengukir N dengan silet di perut korban.
B berasal dari keluarga yang
berantakan. Ibunya adalah seorang pelacur yang tidak hadir dalam kehidupan B.
Pada tahun 1980, B dibebaskan dari penjara dan diberikan anonimitas.
2. AS
Ilustrasi Pembunuhan (iStock)
Bocah berusia 8 tahun ini telah
melakukan pembunuhan berantai dengan korbannya adalah bayi yang belum menginjak
umur satu tahun. Tahun 2006, A membunuh sepupu perempuannya yang baru berusia 6
bulan dan membunuh adik perempuannya sendiri yang baru berusia 8 bulan.
Tahun 2007, dia membunuh
tetangganya yang berusia 6 bulan dan membuang jasadnya ke semak-semak.
Sejumlah dokter yang memeriksanya
kemudian menyimpulkan bahwa A yang kini diduga sudah berganti nama itu
menderita gangguan mental conduct disorder. Sementara seorang psikiatri menduga
A adalah seorang sadistik yang menemukan kesenangan dengan melukai orang lain.
Seorang psikolog lainnya
menggarisbawahi bahwa A tampaknya tidak memiliki konsep 'mengetahui mana yang
salah dan benar.'
3. JB
Ilustrasi Pembunuhan (iStock)
Motif pembunuhan yang dilakukan
oleh JB ini diketahui lantaran kecemburuan. Bocah 11 tahun ini nekat menembak
kekasih ayahnya yang sedang hamil tahun 2009. Korban ditembak tepat di bagian
belakang kepalanya saat sedang berbaring di tempat tidur.
Korban baru ditemukan oleh putrinya
yang masih berusia 4 tahun. Saat itu Jordan tidak dicurigai, karena hari itu
Jordan sudah berangkat ke sekolah dan seolah-olah tidak terjadi sesuatu.
Senjata yang digunakan adalah 20-gauge shotgun yang ternyata merupakan hadiah ulang
tahunnya.
4. JV dan RT
Ilustrasi Pembunuhan (iStock)
JV dan RT yang masing-masing
berusia 10 tahun, membunuh dan memutilasi seorang balita JP (2) pada 12
Februari 1993. Mayatnya ditemukan empat hari kemudian di sebuah rel kereta api
dengan tubuh yang sudah dimutilasi. Korban diketahui diculik oleh JV dan RT
saat sedang berbelanja dengan ibunya di supermarket.
Keduanya diketahui sebagai pelaku
dari rekaman CCTV yang diselidiki oleh polisi. Mereka sebelumnya sering
dipergoki mengutil permen dan mainan di supermarket tersebut. Sebelum
memutilasi korbannya, kedua anak ini menendang, memukul, dan melempari anak
malang itu dengan batu. Dokter yang mengotopsi mayat korban menyatakan terdapat
total 42 luka di sekujur tubuh korban.
Karena undang-undang di Inggris
tidak mengatur hukuman penjara kepada anak di bawah umur, kedua pembunuh cilik
ini hanya ditahan di rumah sakit jiwa hingga mereka berusia 18 tahun dan
kemudian membebaskannya. Hingga kini, keduanya menghirup udara bebas dengan
identitas mereka yang baru.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar