Jakarta - Petinju andalan Indonesia, Daud Yordan,
mengungkapkan sosok yang membuatnya berkembang pesat sebagai petinju. Tempaan
dari mantan petinju kenamaan Spanyol, Gabriel Campillo, membuat pukulan-pukulan
miliknya lebih efektif.
Daud Yordan berhasil meraih dua gelar juara kelas ringan,
yaitu WBA Asia dan WBO Intercontinental. Gelar tersebut diraih Cino, panggilan
Daud Yordan, setelah menang knock out (KO) pada ronde delapan atas petintju
Rusia, Pavel Malikov, dalam pertarungan di DIVS, Ekaterinburg, Rusia, Senin
(23/4/2018) dini hari WIB.
Di balik kesuksesan Daud Yordan ternyata ada sosok pelatih
yang berperan besar yakni Gabriel Campillo. Seperti diketahui, mantan petinju
Spanyol pemegang sabuk juara dunia kelas ringan WBA itu melatih Daud sejak
Januari 2018.
"(Selama dilatih Gabriel Campillo) banyak perubahan yang
saya alami selama empat bulan terakhir. Saya merasakan teknik bertinju lebih
baik dan lebih sabar ketika menghadapi lawan," kata Daud dalam konferensi
pers di Jakarta, Rabu (25/4/2018).
"Dulu, saya sering melepaskan pukulan yang tidak
mengenai sasaran. Namun, sekarang itu tak pernah terjadi lagi karena pukulan
saya lebih efektif dan selalu mengenai sasaran," ujar petinju asal
Ketapang, Kalimantan Barat itu.
Kemenangan ini memperpanjang catatan apik Daud Yordan dalam
kariernya sebagai petinju. Saat ini, petinju asal Sasana Kayong Utara
Kalimantan Barat mencatatakan 38 kemenangan yang 26 di antaranya diakhiri
dengan kemenangan KO.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar