Publik Amerika Serikat (AS) tengah hangat memperbincangkan
sebuah jaringan supermarket. Bukan karena tawaran potongan harga besar,
melainkan karena menjual paket makanan sebagai persiapan untuk menghadapi
kiamat.
pada Kamis (15/3/2018), paket makanan yang ditawarkan oleh
jaringan supermarket Costco itu disebut mampu digunakan, setidaknya, untuk
bertahan selama satu tahun pasca-terjadinya kiamat.
Satu paket besar makanan unik itu ditawarkan seharga US$
999, atau sekitar Rp 1,4 juta, dan hanya mampu memenuhi kebutuhan asupan pangan
satu orang selama kurang lebih setahun.
Makanan untuk kiamat
juga dapat dibeli satuan dengan harga US$ 5,99, atau sekitar Rp 83.000.
Meski sebagian orang menganggapnya mahal, namun harga
tersebut diklaim sebanding dengan kualitas yang ditawarkan, yakni dibuat dari
bahan baku berkualitas, dan mampu bertahan hingga 25 tahun sejak kemasan
dibuka.
Secara nutrisi, paket makanan ini juga bisa dibilang cukup
bergizi, di mana terdiri dari biji sereal, buah dan sayur dalam kaleng, aneka
protein, produk olahan susu, serta masih banyak lainnya.
Paket makanan yang telah mendapat peringkat bintang lima
itu, juga disebut mampu memberikan asupan 2.000 kalori per hari untuk
masing-masing individu.
Untuk menghindari tudingan menimbun makanan dalam menghadapi
kiamat, Costco hanya menjual paket makanan terkait melalui toko online-nya, di
mana kemudian akan dikirim secara rahasia ke setiap konsumen.
Ramalan Kiamat 2018?
Sementara itu, muncul sebuah teori datangnya kiamat yang
cukup menghebohkan.
Seorang pegiat narasi konspirasi bernama Mathieu Jean-Marc
Joseph Rodrigue, mengatakan bahwa kitab Injil telah menyebut kiamat datang pada
2018.
Rodrigue menyoroti sebuah ayat dalam Kitab Wahyu di Injil
sebagai tanda bahwa 2018 bisa menjadi tahun terakhir Bumi.
Ayat yang disorot oleh Rodrigue berbunyi, "Dia diberi
wewenang untuk bertindak selama 42 bulan."
Rodrigue kemudian membenturkan masa waktu 42 bulan itu
dengan periode panen ladang dan transaksi penjualan hasil panen pertanian. Atas
dasar apa ia membenturkan angkat itu dengan hal seputar panen, tak dijelaskan
lebih detail.
Kemudian, Rodrigue mengambil angka 666 dan memasukannya ke
dalam sebuah operasi aritmatika bersama dengan angka 42 yang telah ia sebutkan
sebelumnyaHasilnya, Rodrigue mengindikasikan tanggal 24 Juni 2018 sebagai akhir
dari dunia.
Kendati demikian, Rodrigue tak menjelaskan bagaimana proses
kehancuran dunia akan berlangsung. . Tak dijelaskan pula operasi aritmatika
seperti apa yang digunakan oleh Rodrigue.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar