Film Titanic memulai debutnya di
layar lebar lebih dari 20 tahun lalu dan menjadi salah satu yang paling sering
ditonton di dunia hingga saat ini.
pada Senin (19/2/2018), film ini
masih menyisakan beberapa teka-teki. Salah satu yang kerap ditanyakan penggemar
adalah: mengapa Rose tidak menawarkan ruang bagi Jack di sebuah daun pintu yang
terapung.
Telah ada konspirasi selama
bertahun-tahun, dan bahkan penelitian, yang membuktikan bahwa Rose dan Jack
bisa saja berhasil mengapung di atas daun pintu setelah Titanic tenggelam.
Bahkan, ada episode Mythbusters,
sebuah acara pembahasan misteri populer di Amerika Serikat (AS), yang
membuktikan bahwa sebenarnya mereka berdua dapat bertahan.
Aktor Billy Zane, yang berperan
sebagai tunangan Rose yang sombong, Cal, sempat menyatakan bahwa karakter Jack
"harus meninggal".
Dalam sebuah wawancara dengan
media, Billy Zane ditanya tentang Rose yang bergerak sedikit demi sedikit untuk
menyelamatkan nyawa Jack.
Aktor ini telah diberondong
dengan pertanyaan serupa sebelumnya. Kebanyakan orang menerka bahwa pilihan
Jack adalah keputusan yang konyol dalam film Titanic. Namun, menurut Zane,
memang jalan ceritanya seperti itu. Jack tidak akan mungkin selamat.
Dia menjelaskan, "Pahlawan
Anda harus mati. Saya tidak tahu apa lagi yang bisa dilakukan .. Itu harus
terjadi ... Itu hanyalah sebuah cerita yang bagus."
Karakter Jack Memang Harus Mati
Sutradara Titanic, James Cameron,
sering mendapat pertanyaan tentang alasan di balik sikap Rose yang terlihat
egois dalam adegan pamungkas film terkait.
Bagaimana pun, James Cameron
mengatakan bahwa karakter Jack selalu dimaksudkan untuk meninggal.
Dia mengatakan, "Jawabannya
sangat sederhana karena ia mengatakan di halaman 147 (naskah), bahwa Jack
meninggal. Sangat sederhana.... Jelas itu adalah pilihan artistik, benda itu
(daun pintu) cukup besar untuk dipegangnya, dan tidak cukup besar untuk
menahannya.... "
Lucu sekali melihat Billy Zane
dan James Cameron harus menjawab pertanyaan konyol itu. Titanic memenangi 11
piala dari 14 nominasi pada ajang Academy Awards 1998, tidak lain karena kisah
cinta yang meyakinkan.
Film ini juga menjadikan karakter
Jack tampil sebagai pahlawan, karena mengambil risiko untuk membunuh dirinya
sendiri demi wanita yang dicintainya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar