Melihat mobil klasik bernilai tinggi dijual dengan nilai
miliaran rupiah mungkin terdengar biasa. Bagaimana bila motor tua laku miliaran
rupiah?
Pada ajang lelang yang berlangsung di Las Vegas pekan lalu,
seorang peserta berani merogoh kocek $929.000 (setara Rp 12 miliar) untuk
sebuah motor tua. Dilansir Carscoops, motor tersebut adalah Vincent Black
Lightning lansiran 1951.
Motor ini hanya dibuat 30 unit. Bahkan, diketahui hanya ada
19 unit yang tersisa di dunia. The Lightning menggunakan Black Shadow sebagai
basisnya. Black Shadow dikenal sebagai superbike pertama di dunia. Pada
masanya, Shadow dapat mengalahkan Jaguar XJ120 (mobil tercepat yang dapat
dibeli) dengan kecepatan 196 km/jam.
Black Lightning bahkan lebih kencang. Mesinnya menjadi 70 tk
dari 55 tk, bobotnya juga dipangkas menjadi 163 kg. Rollie Free pernah mencetak
rekor di Bonneville pada 1948. Untuk meminimalisasi bobot, Rollie hanya
menggunakan baju renang saja.
Unit yang dilelang ini merupakan pesanan khusus Tony
McAlpine yang dibawa ke Australia. Lalu Jack Ehret menggunakannya untuk
menciptakan rekor kecepatan di Australia dengan kecepatan rata-rata 226,4
km/jam. Setelah itu, Ehret menyimpannya lebih dari setengah abad.
Dengan sejarah yang cukup panjang, tidak heran jika motor
ini mendapat banyak perhatian dari kolektor. Kabarnya, motor ini menjadi motor
termahal yang pernah dibeli melalui lelang di Bonhams.
Porsche Langka
Hampir semua merek sportcar premium lawas akan berakhir
menjadi mobil langka dengan harga selangit. Salah satunya seperti yang terjadi
pada Porsche 550A Spyder lansiran 1958.
Tak tanggung-tanggung, Porsche 550A Spyder ini laku terjual
US$5,17 juta atau setara Rp 67,8 miliar saat lelang yang diadakan rumah lelang
Bonhams di Scottsdale, Amerika Serikat (AS), akhir pekan lalu.
Diketahui, tingginya harga mobil tersebut lantaran nilai
historis yang begitu memukau. Bagaimana tidak, dibuat tahun 1958, mobil ini
menjadi salah satu yang tercepat.
Porsche 550A Spyder 1958 di eranya patut diperhitungkan
karena mampu menjadi jawara di ajang balapan. Beberapa pencapaian mobil ini
antara lain memenangi balapan di Sirkuit Reims di Prancis), Zandvoort di
Belanda, dan Nürburgring di Jerman), serta menempati urutan kedua Le Mans
(total kelima secara keseluruhan).
Selain itu, pabrikan mobil asal Jerman ini juga tidak
membuat Porsche 550A Spyder dengan jumlah banyak. Sebaliknya dia hanya
memproduksi 40 unit. Alhasil mobil ini menjadi buruan para kolektor mobil
klasik.
Sekadar informasi, Porsche 550A Spyder 1958 telah dibenamkan
mesin 1.5 liter empat silinder, yang mampu memuntahkan kekuatan hingga 110
tenaga kuda.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar