Membuat mobil dengan bahan ramah lingkungan mungkin
terdengar biasa saja, bahkan mendengar istilah mobil didaur ulang kembali
sehingga tidak menyisakan limbah juga bukan hal yang luar biasa.
Semua teknologi tersebut tidak akan berkutik di hadapan SUV
yang terbuat dari es. Dilansir Autoevolution, sebuah pria asal Rusia membuat
SUV dengan bahan baku es.
Tidak tanggung-tanggung, pria tersebut menggunakan es
Siberia dengan total bobot 6 ton. Yang artinya, SUV es tersebut memiliki bobot
tiga kali lipat dibanding SUV lainnya dengan ukuran yang sama.
Basis rangkanya tetap menggunakan mobil biasa. Rangka yang
digunakan diambil dari mobil tua UAZ yang dikenal sebagai kendaraan yang
digunakan oleh Soviet. Jadi bisa dianggap mobil es ini memiliki DNA sebuah
mobil tempur yang bisa diandalkan.
Pada siang hari, SUV es ini terlihat cantik. Namun, pesona
terbaiknya adalah saat mengendarainya malam hari. Lampu-lampu akan menyala
melalui body mobil yang terbuat dari es sepenuhnya.
Tidak disebutkan spesifikasi mesin yang digunakan. Yang
pasti, pemilik mobil dapat mengubah gaya body SUV tersebut pada musim dingin
selanjutnya. Mungkin saja dibuat menjadi sedan atau sportscar.
Unik, Velg dan Ban Mobil Ini Terbuat dari Es Batu
Pabrikan mobil mewah asal Jepang, Lexus, berkreasi dalam
rangka merayakan liburan akhir tahun. Mereka menciptakan velg dan ban dari es
batu untuk crossover LX. Dilaporkan CNN, ban ini diciptakan di London oleh
empat ahli pematung es dari Hamilton Ice Sculptors, sebuah perusahaan bisnis
yang khusus menciptakan instalasi dari salju dan es yang telah berusia 35 tahun
lebih.
"Ban ini brilian, karena bentuk velg mobil adalah
bentuknya yang sangat kuat, berani dan geometris," ujar Jack Hackney,
salah satu pematung. Dijelaskan lebih jauh, velg dan ban ini dibuat dengan
basis scan laser dari komponen aslinya.
Sketsa asli ini membuat pematung bisa memahat hingga bagian
yang paling rinci, misalnya pola kembangan ban.Menurut para pematung, tiap roda
es memakan waktu pembuatan hingga 36 jam. Sementara mobilnya disimpan di
ruangan dengan suhu minus 30 derajat selama lima hari, sebelum ia dibawa keluar
dan dipasangkan ban es.
Bagian kaki-kaki mobil ditambahkan lampu LED, sehingga
menambah kesan jernih pada ban transparan itu. Pada akhir proyek, mobil bervelg
dan ban es batu ini benar-benar bisa menahan beban mobil yang hampir mencapai
dua ton. Menurut Lexus, seluruh proyek ini, termasuk penelitian, desain, hingga
pengujiannya memakan waktu tiga bulan. Menarik!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar