Pria yang mengklaim sebagai
penjelajah waktu yang 'lahir pada tahun 2043' meramal bahwa Perang Dunia III
akan tiba.
Michael Phillips, si penjelajah
waktu, dengan absurdnya juga mengaku-ngaku bahwa serangan teror 11 September
2001 atau 9/11 merupakan sebuah plot yang didalangi oleh penjelajah waktu
lainnya, demi 'menyatukan bangsa dan mencegah Perang Saudara.
Anehnya, Phillips juga mengklaim,
di masa depan ia adalah anggota SS -- tak jelas apakah kepanjangan dari
Schutzstaffel, organisasi paramiliter Nazi -- yang kembali ke masa kini dari
masa depan setelah mengetahui kebenaran tentang peristiwa teror 9/11 itu.
Dengan suara disamarkan dan wajah
dikaburkan -- yang membuat kredibilitasnya semakin dipertanyakan -- Phillips
menceritakan kisah klaim ajaibnya itu.
"Seorang penjelajah waktu
lain, kurasa dari tahun 2038, kembali ke masa lalu, ia bernama Titor,"
Phillips memulai kisahnya.
"Dia (Titor) kembali ke
tahun 2000 dan dia untungnya berhasil menghentikan perang saudara di Amerika
Serikat yang diperkirakan akan dimulai pada 2008.
"Ia kemudian memutuskan
bahwa AS memerlukan suatu peristiwa pemersatu untuk membawa negara itu
bersama-sama dan memulihkan perang saudara, dan peristiwa itu adalah
9/11," klaim Phillips.
Melanjukan ceritanya, Phillips si
penjelajah waktu mengatakan, "Titor memang mengubah garis waktu, sehingga
perang sipil di tahun 2008 tidak terjadi," dengan anehnya mengindikasikan
bahwa 9/11 mencegah perang yang dimaksud.
Perang Dunia III Akan Tiba...
Michael Phillips juga mengatakan
bahwa akan ada dua peristiwa besar berpotensi Perang Dunia III pada masa depan
yang akan membunuh jutaan orang.
Phillips meramal, "Akan ada
konflik nuklir pada 2019, tepatnya Maret 2019."
"(Konflik) itu akan
melibatkan Korea Utara, mereka mencoba meluncurkan rudal nuklir ke Honolulu,
Hawaii dan kemudian AS merespons dengan dua rudal jelajah
"Dengan gejolak itu, Perang
Dunia III akan dimulai pada 2020. Perang yang terbatas, dan hanya bertahan tiga
tahun.
"China dan Rusia melawan
Inggris, AS melawan beberapa negara lainnya. Dan semua itu adalah perang yang
sangat cepat namun brutal.
"Tak terhitung jutaan
terbunuh," klaimnya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar