Pasukan polisi bersenjata segera bertindak ketika mendapat
laporan seekor harimau tersesat di sebuah ladang pertanian di Skotlandia.
Namun, temuan yang didapat di lokasi justru membuat kesal pihak keamanan.
Selasa (6/2/2018), seorang petani bernama Bruce Grubb
menelepon dengan nada panik ke Kepolisian Kota Aberdeenshire pada Minggu
petang, 4 Februari 2018. Ia mengaku melihat seekor harimau tengah duduk di
tengah ladang pertanian yang dikelolanya.
Banyak pertanyaan muncul seketika di kepala Grubb, mulai
dari kemungkinan harimau tersebut kabur dari kebun binatang, hingga lepas dari
sindikat penjualan hewan ilegal.
Namun, Grubb kemudian menyadari bahwa Kota Aberdeenshire
bukanlah habitat yang sesuai bagi harimau. Selain itu, kebun binatang juga
tidak ada di kota, dan yang paling terdekat adalah di Kota Glasgow, yakni
berjarak sekitar 162 mil (sekitar 260 kilometer).
"Saya khawatir harimau tersebut akan memakan seluruh
sapi peliharaan," ujar Grubb.
Namun, ketika ia menyadari harimau tersebu tidak bergerak
dalam waktu lama, perasaan curiga pun muncul.
Hingga kemudian ketika mengeceknya langsung bersama polisi,
misteri pun terkuak. Harimau tersebut ternyata hanya sebuah boneka.
Dikhawatirkan Memangsa 200 Ekor Sapi Peliharaan
Saat insiden terjadi, Bruce tengah mengadakan sebuah pesta
kecil di rumahnya. Ketika itu, ia sempat meminta tolong salah seorang temannya
untuk mengecek 200 ekor sapi peliharaannya di kandang.
Temannya tersebut kembali dengan raut panik, mengatakan
bahwa ia baru saja melihat seekor harimau di tengah ladang pertanian milik
Grubb.
Setelah mengecek laporan itu, Grubb pun segera menelepon
polisi, dan memutuskan tidak keluar rumah hingga bantuan benar-benar datang.
Ia juga sempat menelepon pengelola kebun binatang di kota
Glasgow dan Edinburgh untuk mengecek, apakah ada salah satu koleksi hewannya
yang lepas atau tidak.
Namun, ketika sekelompok petugas polisi bersenjata datang
mengamankan lokasi, terkuaklah bahwa apa yang ditakutkan oleh Grubb itu tidak
nyata, melainkan hanya sebuah boneka harimau yang menyerupai bentuk
sesungguhnya.
"Kami menghargai laporan itu karena pelapor benar-benar
tidak tahu apa yang dilihatnya, selain perasaan khawatir akan keselamatan diri
dan orang-orang di sekitarnya," jelas Inspektur George Cordiner dari
Kepolisian Kota Aberdeenshire.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar