Kamera yang hilang di laut selama kurang dari tiga tahun
telah dikembalikan kepada pemiliknya setelah ditemukan di pantai di Taiwan.
Peristiwa ini berawal saat Serina Tsubakihara kehilangan
Canon G12 miliknya selama scuba diving di pulau Ishigaki dekat Okinawa, Jepang,
pada bulan September 2015.
Wanita itu menjatuhkan kamera setelah temannya kehabisan
udara dan membutuhkan bantuan.
Sosok yang saat itu berstatus mahasiswa asal Jepang tersebut
kemudian pasrah.
Serina merasa tidak akan pernah menemukan kameranya lagi.
Tapi dengan cara yang menakjubkan, kamera itu muncul kembali
di Sauo, Taiwan, sejauh 250 km dari tempat Serina diving.
Menurut laporan MailOnline, kamera itu ditemukan oleh seorang
bocah laki-laki berusia 11 tahun.
Saat itu bocah laki-laki tersebut dan beberapa teman sekelas
sedang membersihkan pantai.
Mereka kemudian berunding dengan guru mereka yang bernama
Park Lee tentang apa yang harus mereka lakukan setelah menemukan kamera itu.
Kamera Serina Tsubakihara ditemukan setelah 2 tahun hilang
(Park Lee/Facebook)
Canon itu dilapisi dengan teritip.
Tapi setelah dibersihkan dengan cepat mereka dapat membuka
casing kamera tersebut.
Lebih hebatnya lagi, kamera itu tidak hanya sekedar
berfungsi.
Masa pakai baterai-nya bahkan tetap bertahan meskipun
mengambang di air selama dua setengah tahun.
Foto-foto yang diambil dengan kamera itu menunjukkan Serina
dan teman-temannya saat menyelam dan berenang bersama lumba-lumba, termasuk
saat mereka berada di Jepang.
Pada hari Selasa, (27/3/2018) guru mereka yang bernama Park
Lee, mengunggah penemuan itu di media sosial.
Ia mengunggah beberapa foto di Facebook.
Kamera Serina Tsubakihara ditemukan setelah 2 tahun hilang
(Park Lee/Facebook)
Unggahan itu bahkan sudah dibagikan sebanyak 100.000 kali dan
selama 30 jam.
Dia berkata:
"Saya tidak percaya ini terjadi tetapi satu-satunya hal
yang ingin saya katakan adalah terima kasih banyak untuk setiap orang yang
terlibat dengan ini."
"Saya sangat beruntung dan senang memiliki pengalaman
yang luar biasa untuk merasakan kebaikan orang-orang ... Saya tidak pernah
berpikir ini akan terjadi, tetapi itu masih merupakan keajaiban."




Tidak ada komentar:
Posting Komentar