New York - Menjadi CEO tak selalu
berarti Anda tinggal memberikan instruksi untuk dikerjakan tim di perusahaan.
Pendiri sekaligus CEO Deliveroo Will Shu justru masih ikut mengantarkan makanan
ke pelanggan di sekitar rumahnya di Notting Hill, London.
"Pada awalnya, saya
benar-benar tak punya pilihan lain. Seperti bukan karena saya memang memutuskan
melakukannya. Namun saya mendanai perusahaan ini dengan uang sendiri sejak
awal, jadi wajar kalau saya harus melakukan semuanya," tutur Shu seperti
dikutip dari laman CNBC, Selasa (24/4/2018).
Shu dulunya merupakan seorang
bankir investasi di Morgan Stanley. Namun dia memutuskan untuk menjadi seorang
wirausaha dan memiliki bisnis sendiri.Delapan bulan setelah perusahaannya
berdiri pada 2013, dia ikut mengantarkan makanan pada pelanggan.
Menurutnya, mengantarkan makanan
sendiri ke konsumen kini justru menjadi salah satu strategi bisnis yang penting
bagi perusahaannya. Meski begitu, lima tahun setelah perusahaannya berdiri, Shu
masih mengantarkkan makanan setiap dua inggu sekali.
Dia memutuskan melakukannya
dibandingkan hanya duduk di perusahaan bernilai USD 2 miliar miliknya.
"Hingga kini saya masih mengantarkan makanan. Anda harus benar-benar
memahami apa yang diinginkan para pemilki restoran, para pelanggan, dan para
supir pengantar makanan inginkan," terang Shu.
Tak dikenal
Dia mengaku, tak ada yang mengenali
dirinya. Jadi dia dapat dengan mudah bercakap-cakap dengan para pengantar
makanan lain khususnya tentang kebijakan-kebijakan perusahaan. Lantaran tak ada
yang kenal dirinya sebagai bos perusahaan, para driver dapat lebih terbuka saat
berbincang dengannya.
"Pengalaman saya turun ke
bawah membuat saya mengenal semua pengantar makanan lebih baik daripada
siapapun," pungkasnya.
Baginya, menjadi pengantar makanan
juga memberikan pengalaman yang menari. Dia melihat bagaimana orang tak pernah
banyak bicara saat lapar.
"Mereka haya membuka pintu,
mengambil makanan dan menutupnya kembali. Begitu saja," katanya.
Dia tidak keberatan. Dia tidak
mendirikan Deliveroo untuk menjadi pengusaha terkenal. Baginya, bisnis tersebut
hanya untuk memuaskan hasratnya di dunia makanan.
"Nasehat terbesar saya adalah
lakukan sesuatu yang secara personal memang Anda pedulikan. Ke depan, saya
hanya ingin punya perusahaan yang mengantarkan makanan dengan cepat. itu
saja," pungkasnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar