:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/2160989/original/082369000_1525518378-ujhbkbhjk.jpg)
Alam memang menyimpan berjuta rahasia. Ada hal-hal yang
semula kita anggap mustahil, namun rupanya itu nyata. Sama halnya dengan
penemuan sejumlah hewan berusia hingga ratusan tahun.
Dikatakan tua dan berusia ratusan tahun karena bentuk dan
ukuran hewan ini di luar batas normal. Bahkan ukuran seekor ikan yang
diidentifikasi berusia ratusan tahun ini lebih besar dari tubuh anak bayi
manusia.
Namun, sejumlah hewan berusia hingga ratusan tahun ini
terbilang malang. Sebab nyawa mereka harus berakhir di tangan manusia.
Ada yang tidak sengaja dan ada pula yang sengaja untuk bahan
penelitian. Seperti dikutip dari laman Toptenz, Sabtu (5/5/2018), berikut 5
hewan tertua di dunia yang harus mati di tangan manusia:
1. Ikan Berusia 200 Tahun
:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/2160992/original/065945800_1525518540-arfsxcv.jpg)
Pada 21 Juni 2013, penduduk asli Seattle, Amerika Serikat
bernama Henry Liebman memancing ikan di lapas pantai Alaska untuk mencari ikan
favoritnya yaitu Rockfish.
Seperti yang diharapkan, ia berhasil mendapat ikan jenis
tersebut. Namun, ia sempat ragu dengan ikan tangkapannya itu karena saat itu
ikan yang ia dapat sangatlah berat.
Terbukti dari usaha yang ia lakukan untuk membuat ikan
tersebut naik ke permukaan. Setelah bertarung hingga beberapa menit, ia
mendapati ikan jenis Rockfish itu punya ukuran tubuh yang luar biasa.
Melihat hasil tangkapannya itu membuat sejumlah peneliti
penasaran. Saat diperiksa, bagian pertubuhan di area tulang telinga, para
peneliti kaget bukan main.
Sebab, dari hasil penelitian ikan itu diperkirakan berusia
200 tahun.
2. Ikan Hiu Berusia 400 Tahun
:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1569663/original/005940300_1492479962-shark.jpg)
Australia adalah negara dengan tingkat serangan hiu
tertinggi di dunia. Ada banyak manusia yang tewas akibat serangan hiu.
Namun, di satu sisi Australia juga jadi surganya pemburu
ikan hiu yang ingin mengambil siripnya lalu di jual. Salah satu tindakan
manusia yang menyebabkan hewan tertua mati pernah terjadi di Australia.
Saat itu, hiu jenis Greenland tersangkut di jaring seorang
pemburu. Dengan menggunakan metode pemeriksaan lensa mata, peneliti dapat
menyimpulkan usia hewan tersebut.
Saat diteliti, mereka memprediksi jika ikan hiu ini sudah
berusia sekitar 400 tahun.
Jika benar, ia bahkan pernah hidup di masa Perang Dunia I
dan Perang Dunia II.
3. Kerang Berusia 405 Tahun
:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/2160998/original/011909800_1525518749-dzfbcv.jpg)
Kedalaman laut Atlantik Utara adalah rumah bagi kerang jenis
Quahog. Moluska ini dikenal karena memiliki umur yang sangat panjang.
Untuk menentukan umur kerang, biasanya peneliti menggunakan
perhitungan lewat cincin pertumbuhan yang ada di cangkangnya.
Pada tahun 2007, dilaporkan ada kerang Quahog yang ditarik
keluar dari kedalaman 80 meter dan sengaja dibunuh oleh para peneliti.
Betapa tercengangnya mereka karena saat diteliti, kerang itu
berusia sekitar 405 tahun. Jika benar ia masuk dalam kategori kewan
non-kolonial tertua yang pernah ditemukan.
4. Gajah Berusia 100 Tahun
:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1798706/original/052325800_1513071465-azsxdcvfg_bn.jpg)
Pada tahun 1950-an, seorang pemburu Spanyol bernama JJ
Fenykovi sedang beradi di Angola. Kala itu, ia menemukan jejak gajah yang
berukuran raksasa.
Ia kaget dan penasaran dengan jejak kaki itu serta
membayangkan seberapa besar gajah tersebut.
Saat itu, Fenykovi berjanji untuk kembali tahun depan dan
melacak keberadaan hewan berbelalai tersebut.
Tahun berganti dan Fenykovi kembali. Ia bahkan menunggu
hingga belasan jam demi menanti kehadiran gajah. Saat melihat si gajah, pemburu
tersebut langsung mengeluarkan senapan Rigby untuk melumpuhkan gajah tersebut.
Sekitar 16 peluru berkaliber tinggi ditembakkan ke gajah.
Alhasil, ia bisa membunuh gajah dengan berat mencapai delapan ton tersebut.
Saat diteliti, rupanya gajah ini sudah berumur hingga 100
tahun.
5. Lobster Berusia 100 Tahun
:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/2160999/original/032696300_1525518889-dzsfxvbc.jpg)
Jika mendengar kata lobster, kebanyakan dari Anda pasti
menyukainya. Sebab, hewan ini bisa dibuat sebagai sajian lezat.
Tetapi, lobster yang kalian makan biasanya berusia beberapa
bulan saja. Namun, pernahkah Anda membayangkan ada lobster yang berusia hingga
100 tahun?
Lobster tertua yang pernah ditangkap oleh manusia terjadi
pada tahun 1977 di Nova Scotia, Kanada.
Kala itu, lobster yang ditangkap mencapai 20 kilogram.
Lobster itu diyakini berusia sekitar 100 tahun. Lobster raksasa itu akhirnya
dijual ke sebuah restoran dan berakhir di meja makan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar