:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1746429/original/058190900_1508568500-20171021-Monyet-AFP2.jpg)
Ketika berpasangan untuk kegiatan reproduksi, monyet
biasanya memilih lawan jenis dari spesies yang sama.
Penelitian genetika baru menunjukkan bahwa primata di
Tanzania begitu lincah, dan tidak ragu berhubungan seksual dengan lawan jenis
di luar spesiesnya.
pada Rabu (25/4/2018), penelitian tersebut dilakukan pada
monyet ekor merah dan biru yang tinggal di Taman Nasional Gombe, Tanzania.
Meski tinggal dalam satu wilayah, kedua kelompok monyet
tersebut berasal dari spesies berbeda, baik secara fisik maupun struktur
sosialnya.
Ini adalah pertama kalinya kawin silang tersebut telah
terbukti di antara monyet guenon.
Menurut hasil studi yang diterbitkan di International
Journal of Primatology itu, hubungan unik tersebut membuahkan populasi hibrida
yang unik.
"Ada banyak pergaulan bebas yang terjadi," kata
Kate Detwiler, penulis studi yang juga merupakan profesor antropologi di
Florida Atlantic University.
"Monyet ekor merah berhubungan intim dengan ekor biru,
dan ekor biru melakukan hal serupa ke ekor merah, yang kemudian keturunan
hibridanya bisa berpasangan dengan monyet lain di luar spesies keduanya,"
lanjut Detwiler menjelaskan.
Ia memperkirakan hubungan aneh itu telah berlangsung selama
bertahun-tahun, yang kemungkinan alasannya adalah, monyet betina berekor merah
mendapati pejantan ekor biru lebih eksotis daripada spesies mereka sendiri.
Fenomena tersebut, menurut Detwiler, diawali oleh betina
ekor merah yang datang ke wilayah tersebut untuk mencari pasangan.
Adapun pejantan ekor biru datang setelahnya, yang
kemungkinan, setelah ditendang keluar dari kelompok mereka ketika mencapai usia
seksual matang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar