Sebuah peternakan di utara negara bagian New York, Amerika
Serikat (AS), menawarkan layanan relaksasi baru yang unik, yakni menghabiskan
waktu 90 menit bersama sapi.
Penyedia layanan tidak biasa tersebut, The Mountain Horse
Farm, menyebut bahwa sapi adalah hewan yang sensitif dan intuitif.
"Mereka (sapi) akan
menangkap perasaan Anda, baik itu ketika sedang bahagia, sedih, merasa
tersesat, cemas, atau bersemangat. Mereka akan menanggapi tanpa
penilaian," jelas juru bicara perusahaan peternakan,
Menghabiskan waktu bersama dengan sapi dikatakan memberi
beberapa manfaat, mulai dari menghilangkan penat hingga membangun kepercayaan
diri dan mengatasi ketakutan.
Meski terdengar mengerikan bagi sebagian orang, namun
pengelola The Mountain Horse Farm meyakinkan bahwa layanan unik tersebut
sejalan dengan ilmu pengetahuan, yakni bahwa pelukan baik bagi kesehatan.
Selain itu, sapi juga disebut memiliki suhu tubuh lebih
tinggi dari manusia, sehingga bisa memberi kehangatan yang nyaman.
Meski begitu, pengelola The Mountain Horse Farm mengimbau
untuk tidak sembarangan memeluk sapi, karena memiliki implikasi pada keamanan
serta kebersihan.
Imbauan tersebut sejalan dengan pendapat pakar perilaku
hewan asal Inggris, Mario Becker, yang menyebut sapi bukanlah hewan domestik,
sehingga sangat besar kemungkinan untuk melarikan diri, atau bisa juga
menyerang, ketika didekati oleh manusia.
"Untuk berpelukan dengan manusia bukanlah kebutuhan
alami dari sapi," jelas Becker.
Tidak Murah
Namun, sebelum Anda mengemasi barang dan terbang ke Negeri
Paman Sam, relaksasi bersama sapi ini tidak dibanderol dengan harga murah.
Dibutuhkan biaya sebesar 300 dolar AS (setara Rp 4,2 juta)
untuk "bercengkerama" dengan sapi selama 90 menit.
Konsumen akan diberi serangkaian layanan relaksasi yang
memanjakan tubuh, dari awal kedatangan, memeluk sapi, hingga perawatan
pamungkas setelahnya.
Tren relaksasi serupa juga diikuti oleh peternakan di Swis
dan Belanda, yang menetapkan harga 50 euro (sekitar Rp 800 ribu) untuk
berinteraksi dengan sapi selama tiga jam.
Tidak hanya memanfaatkan "kebaikan hati" sapi,
tren relaksasi di sepanjang 2018 akan diisi oleh hal-hal unik lainnya.
Menurut sebuah laporan terbaru yang dirilis oleh lembaga
prakiraan tren WGSN, mandi jerami -- praktik yang dikatakan berasal dari
Austria 200 tahun lalu -- adalah tren relaksasi kesehatan yang direkomendasikan
untuk dilakukan selanjutnya.
Proses ini mengharuskan pasien dibungkus dalam jerami yang
telah direndam air panas, sebelum kemudian dilanjutkan sauna pada suhu 40
derajat Celcius selama 15-20 menit.
Perawatan ini disebut mampu membantu hilangkan rasa nyeri
dan memperlancar sirkulasi darah di dalam tubuh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar