Jakarta Pada sebagian orang,
kehamilan tidak selalu mendatangkan kebahagian. Ada juga yang merasa keintiman
sebagai pasangan suami istri jadi berkurang karena terjadi perselingkuhan.
"Banyak pasangan yang mungkin
tidak ingin mendengar hal ini, terutama selama kehamilan, tapi hal ini boleh
dibilang sering terjadi," kata Scott Haltzman, MD, asisten profesor
psikiatri klinis di Brown University Medical School di Providence, RI, dan
penulis buku The Secrets of Happily Married Women .
Perselingkuhan saat kehamilan
ternyata bukan hanya dipicu karena kebutuhan seks semata. Tetapi lebih pada
keintiman yang berkurang dan kebutuhan emosi yang tak terpenuhi.
"Bisa jadi karena adanya sisi
emosional yang tak didapatkan dari pasangan, seperti keinginan untuk
diperhatikan, dimanja atau diistimewakan," ujar Haltzman.
Mengingat semua perubahan yang
terjadi selama kehamilan, kebutuhan yang mungkin biasa dipenuhi oleh pasangan
jadi tidak terpenuhi.
"Bagi banyak pria, melakukan
hubungan seks adalah bentuk kedekatan emosional," kata Haltzman.
Penyebab Perselingkuhan Saat Istri
Hamil
Ilustrasi Wanita Hamil
(iStockphoto)
Ketika pasangan mereka menolak,
maka para pria menganggap bukan hanya secara seksual, tetapi juga secara
emosional. Banyak juga pria yang takut takut situasinya akan bertambah buruk
setelah bayi lahir.
Selama hamil para ibu memang sangat
dipengaruhi hormon. Belum lagi bentuk tubuh yang membesar, kulit menghitam,
mudah lelah, membuat hasrat untuk bermesraan menurun bahkan hilang. Dalam
momen-momen inilah para suami semacam membutuhkan 'pelarian' sejenak.
" Tetap menjaga keintiman
selama hamil adalah hal yang wajib dilakukan. Jika memang kehamilan tak
bermasalah, berhubungan intim tentunya boleh dilakukan. Bicarakan apa yang Anda
rasakan dengan pasangan. Meminta pengertian dan bukan diam saja. Kadang memang
pria memang tak teralau peka pada hal yang dialami pasangannya," ungkap
Haltzman.
Melakukan aktivitas menyenangkan
bersama, babymoon ke tempat yang diimpikan juga bisa jadi cara untuk menjaga
kemesraan. Libatkan pasangan dalam menyiapkan banyak hal, menyambut buah hati.
Minta pendapatnya. Dengan begitu ia merasa dibutuhkan dan tak 'ditinggalkan'.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar