Jika masih berpikir bahwa kucing berwarna hitam membawa
sial, maka sebaiknya segera buang jauh-jauh tudingan tidak beralasan tersebut.
Kini, banyak orang justru berminat mengadopsi dan memelihara
kucing berwarna hitam, sehingga kemudian menjadikannya sebagai tren yang
populer di banyak tempat di dunia.
pada Kamis (1/3/2018), Inggris menjadi salah satu negara
yang mencatat kenaikan angka adopsi pada kucing berwarna hitam. Peningkatan
tersebut terus terjadi sejak dua tahun terkahir.
Banyak faktor yang memicu tren terkait, seperti kian
seringnya kucing berwarna hitam -- dengan rambut yang halus dan mengkilap --
muncul di banyak produk populer, seperti pada film, video musik, dan lain
sebagainya.
Film Black Panther, film pahlawan super terbaru lansiran
Marvel Studios, disebut turut mendongkrak pamor kucing berwarna hitam di negeri
Ratu Elizabeth II.
Visualisasi jaguar, kucing besar dengan rambut hitam
mengkilap, diduga menarik perhatian publik, dan mendorong bertambahnya
permintaan adopsi terhadap kucing berwarna hitam di beberapa kota besar di
Inggris.
"Saya tidak tahu, apakah banyak orang telah melupakan
mitos tentang kucing hitam, atau memang tidak tahu sama sekali, tapi yang pasti
ada banyak permintaan untuk mengadopsi kucing berwarna hitam," jelas
Kathleen McCord, salah seorang petugas di pusat penampungan hewan di London
Utara.
Ditambahkan oleh Kathleen, fenomena terkait setidaknya dapat
menjadi langkah penting untuk menyudahi stigma negatif terhadap kucing berwana
hitam.
Kucing Berwarna Hitam Tidak Membawa Sial
Banyak masyarakat di dunia meyakini bahwa kucing berwarna
hitam identik dengan kesialan. Konon, jika seseorang memelihara kucing berwarna
hitam, tanpa ada paduan warna lain, maka orang tersebut akan mendapat sial
beruntun.
Dalam banyak kepercayaan kuno, kucing berwarna hitam juga
dikenal sebagai hewan peliharaan penyihir, di mana dianggap turut membawa
energi negatif yang dapat mengganggu siapapun yang bertemu dengannya.
Sementara itu, di kehidupan modern, kucing berwarna hitam
tercatat selalu yang mengalami kesulitan dalam menemukan orang yang mengadopsinya.
"Justru kucing hitam yang mendapat sial, karena hampir
selalu ditemukan berada di depan pintu rumah banyak orang, meminta untuk
diadopsi," ujar Dr. Jane Tyson, ilmuwan di Departemen Kesehatan Hewan pada
Universitas Manchester.
"Bandingkan dengan populasi kucing liar berwarna belang
dan oranye, ketika berada di penampungan, kucing berwarna hitam hampir tidak
pernah ada yang mau mengadopsi," tukasnya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar