Perdana Menteri (PM) Inggris, Theresa May, mengaku pernah
salah tingkah karena tidak sengaja melihat langsung pasangan yang tengah
melakukan hubungan intim.
pada Jumat (2/3/2018), kejadian tersebut dialami oleh PM
Theresa saat pulang dari salah satu aktivitas politiknya sebelum menjadi
pemimpin Inggris.
"Saya sedang berjalan melewati sebuah mobil van dengan
pintu tengah yang sedikit terbuka. Mobil tersebut bergoyang pelan, dan saya
tiba-tiba curiga," cerita Theresa May.
Ia pun mencoba mengetuk kaca mobil yang cukup gelap. Namun
tidak ada jawaban, dan mobil terus bergoyang sesekali.
"Tiga ketukan tidak dijawab. Saya pun mendekatkan wajah
ke kaca jendela, dan seketika menyadari ada dua tubuh berbaring tanpa busana di
dalamnya," lanjutnya bercerita.
Diakuinya, hal tersebut membuatnya bingung sekaligus kesal.
Bingung karena ia tidak tahu harus berbuat apa, dan kesal karena ia melihatnya
di waktu petang.
"Mereka melakukannya secara sembunyi-sembunyi, di mobil
yang mungkin memang milik mereka, namun terjadi di waktu petang. Saya bingung,
apakah hal itu melanggar hukum atau tidak," jelasnya.
Meski begitu, PM Theresa May tidak menyebut secara spesifik
mengenai kapan pengalaman unik tersebut terjadi.
Fokus Mengurusi Isu Brexit
Sementara itu, PM Theresa May masih terus mengupayakan
adanya aliansi keamanan bersama antara Inggris dengan Uni Eropa (UE)
pasca-keputusan Brexit.
Pemerintah Inggris sudah mengusulkan sepekatan keamanan
lebih luas kepada UE. Hal itu dimaksudkan untuk memastikan pertukaran informasi
dan penegakan hukum bersama tetap berjalan setelah Brexit, yang mulai efektif
pada Maret 2019 mendatang.
Kesepakatan bersama UE ini akan memungkinkan Inggris tetap
menjadi anggota kepolisian bersama UE, Europol.
Inggris juga tetap dapat menggunakan kebijakan penahanan
yang berlaku di Eropa, di mana memungkinkan negeri tersebut melakukan
ekstradisi secara cepat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar