Gorontalo - Bandara Djalaludin Gorontalo dipastikan ditutup
sementara waktu pascainsiden tergelincirnya pesawat Lion Air dengan nomor
penerbangan JT 892. Penutupan dilakukan karena badan pesawat yang masih berada
di sekitar runway.
Hingga Senin (30/4/2018) dinihari, badan pesawat memang masih
belum berhasil dievakuasi. Pantauan arenadomino.org sejumlah petugas bandara
tampak sibuk memeriksa bagian kerusakan pesawat. Bagian badan pesawat tampak
berada di rerumputan sekitar runway.
"Sampai Senin kami pastikan bandara gorontalo kita
tutup," tegas Kepala Bandara Djalaludin, Power Silaholo.
Untuk aktivitas penumpang yang hendak keluar dari Gorontalo
dialihkan ke bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara. Keputusan tersebut
berlaku selama 6 sampai 16 jam lamanya hingga pesawat Lion Air bisa dievakuasi.
Akibat penutupan bandara ini, dipastikan akan ada 12 flight
yang terpaksa dibatalkan penerbangannya.
Saat ini, lanjut Power, pihaknya masih menunggu kedatangan
pesawat ATR dari Makassar untuk mengevakuasi badan pesawat yang saat
tergelincir memuat 174 penumpang tersebut.
"Kita tergantung peralatan evakuasinya. Belum tahu jam
berapa (evakuasi)," ujar dia.
Terkait dengan penumpang Lion Air, ia memastikan seluruhnya
dalam kondisi selamat dan sudah kembali pulang ke rumah masing-masing.
"Memang tadi ada yang pingsan tapi sudah sehat," Power memungkas.
Proses Evakuasi
Pesawat Lion Air tergelincir. (Andri Arnold)
Proses evakuasi pesawat Lion Air yang tergelincir di bandara
Djalaludin Gorontalo berlangsung hingga dini hari. Dengan posisi roda pesawat
yang menancap di tanah, proses evakuasi pengangkatan badan pesawat memakan
waktu lama.
Bahkan seluruh barang bagasi penumpang belum bisa diambil
karena kondisi pesawat belum memungkinkan untuk melakukan bongkar muat.
Kepala dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo Djamal Ngandro
mengatakan, kondisi badan pasawat saat ini masih dalam penangan pihak bandara.
"Sebagian badan pesawat berada di bagian shoulder dan
sebagian di runway, karena masih dalam proses evakuasi untuk semantara
aktivitas penerbangan di bandara Djalaludin Gorontalo di tutup menunggu sampai
proses upaya untuk menaikan badan pesawat ke runway," tandasnya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar